beberapa penyebab Komputer mendadak mati

Juli 9, 2011

Komputer mendadak mati bisa disebabkan karena beberapa hal diantaranya adalah :
1. disebabkan karena ada kabel yang rusak.
2. disebabkan karena rusak pada power sapply
3. kerusakan pada sistem
4. kerusakan pada mainboad
5. kerusakan pada hardisk
6. kerusakan pada kipas/van processor
7. kerusakan pada ram
8. kerusakan pada Vga
9. kerusakan pada monitor


Eror 5200 pada printer canon MP258

Juli 9, 2011

Untuk memperbaiki eror 5200 pada printer canon MP258 caranya adalah tekan tombol pewer printer selanjutnyya tekan secara bersamaan antara tombol power dengan tombol stop/riset selama 5 detik selanjutnya tombol stop/riset lepaskan dan tahan tombol power selama 5 detik, selanjutnya tekan tombol stop/riset sebanyak 2 kali, selanjutnya tombol power lepaskan dan matikan tombol power dan nyalakan kembali dan printer sudah siap untuk mencetak . . . . . selamat mencoba semoga sukses


memperbaiki MotherBoard

Juni 19, 2011

Motherboard atau Mainboard adalah board/ papan utama tempat komponen-komponen utama seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya. Terdapat juga SLOT Ekspansi yaitu tempat untuk memasang card-card tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan fasilitas dan kemampuan yang dibutuhkan. Microprossor terpasang pada soket / slot yang sesuai dengan bentuk dan ukuran microprocessor tersebut, seperti soket 370, 470, soket LGA 775, soket A 462 (AMD), soket slot I (Pentium 2 dan 3). Di dalam motherboard, microprocessor berkomunikasi dengan komponen yang lain melalui suatu bus atau jalur data. Bus ini telah berkembang dari bus 66, 100, 133, 200, 266, 333, 400, 500, 800 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kerja microprocessor yang semakin cepat. Slot ekspansipun mengalami perkembangan. Tabel diagram motherboard biasanya telah disertakan pada saat anda membeli CPU/ Mainboard.
Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
Coba anda install ulang Windows.
Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya :
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).


Pengertian pemrograman web dan internet

Juni 19, 2011

            I. PENGANTAR

 

1.1             World Wide Web (WWW)

 

WWW merupakan singkatan dari World Wide Web atau biasa disebut web saja. Jika anda sering menggunkan internet tentu anda familiar dengan kata www ini. Web merupakan jaringan yang mengubungkan jaringan komputer diseluruh dunia. Web memungkinkan komputer diseluruh dunia dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya. Standar komunikasi yang digunakan adalah dengan menggunakan HTTP.

Informasi yang ada di web ditampilkan melalui Web Pages. Web Pages disimpan disuatu komputer yang bisa disebut sebagai Web Server. Kita dapat mengakses Web Pages tersebut melalui sebuah program yang disebut Web Browser. Web Browser yang terkenal antara lain : Internet Explorer dan Opera.

Web Browser ini dapat mengakses Web Pages melalui suatu alamat tertentu atau yang biasa kita sebut dengan URL (Uniform Resources Locator). Contoh alamat URL : http://www.someone.com/page.html.

Semua Web Pages memiliki suatu instruksi-instruksi tertentu untuk tampilan. Ketika Web Browser akan menampilkan Web Pages maka Web Browser tadi akan membasa instruksi-instruksi tampilan yang dimiliki oleh Web Pages. Instruksi tampilan yang paling standar adalah HTML.

Komunikasi Web Browser-Web Server

Alur komunikasi antara browser dan web server tampak seperti gambar di bawah ini :

 

Keterangan gambar :

1. Klien (Browser) meminta informasi kepada server, proses ini biasa disebut HTTP Request (permintaan informasi lewat protokol HTTP).

 

2. Jika informasi yang diminta ada dalam web server, server mengirimkan informasi tadi kepada klien. Proses ini biasa disebut HTTP Response (pengiriman informasi lewat protokol HTTP).

 

 

 

 

 

1.2  Tools-Tools Untuk Web

1.2.1 Bahasa scripting

Bahasa scripting merupakan script yang digunakan untuk penulisan program aplikasi. Dengan menggunakan bahasa scripting ini kita bisa mengatur atau menuangkan format data serta format tampilan dari sistem yang dibuat dengan meuliskan kode-kode script. Scripting yang biasa digunakan untuk pembangunan aplikasi web adalah CGI Script, servlets, JavaServer Pages, ASP, Perl, Tcl, PHP, ColdFusion dan lain-lain. Adapun scripting yang akan digunakan dalam pembangunan web kali ini adalah PHP.

1.2.2 Pengolah Database

Pengolah database merupakan sistem penyimpanan data yang dapat diakses oleh bahasa pemrograman tertentu. Pengolah database disini merupakan sistem database yang dapat diakses oleh suatu aplikasi web. Pada kesempatan ini kita akan menggunakan MySQL sebagai pengolah database.

Seperti halnya SQL engine lainnya, MySQL mempunyai tiga subbahasa, yaitu Data Definition Language (DDL), Data Manipulation Language (DML), Data Control Language (DCL). DDL berfungsi untuk obyek database, seperti membuat tabel. DML untuk obyek tabel, seperti melihat, menambah, menghapus dan mengubah isi tabel. Sedangkan DCL untuk kepentingan sekuritas database, seperti memberikan hak akses ke databae dan menghapus hak tersebut dari database.

 

1.2.3 Web Page Builder

 

Web page builder merupakan aplikasi yang digunakan untuk pembangunan sebuah web site. Web page yang umum digunakan adalah Macromedia Dreamweaver. Selain Macromedia Dreamweaver anda dapat juga menggunakan Microsoft Front Page untuk membuat halaman-halaman web.

 

1.2.4 Aplikasi Pengolah Gambar

 

Dalam membuat sebuah web site, tentunya seorang web designer harus mempunyai kemampuan yang baik dalam mengatur layout dan desain web. Layout merupakan proses penataan tata letak dan pengaturaan objek-objek yang terdapat dalam suatu halaman, sedangkan desain merupakan proses imaginasi dan kreasi seseorang dalam mengekspresikan dan menciptakan suatu keindahan. Untuk menciptakan bentuk grafis yang diinginkan untuk dimasukkan kedalam halaman web, terdapat beberapa program untuk pengolahan gambar diantaranya adalah Adobe Photoshop.

1.2.5 Aplikasi untuk Pembuatan Animasi

 

Untuk mempercantik tampilan dari halam web yang kita rancang, maka biasanya seorang web designer selain memasukkan image, teks dan suara, memasukkan pula animasi yang merupakan gambar maupun kumpulan teks yang bergerak, sehingga web yang dibaut terlihat lebih hidup. Untuk membuat animasi tersebut terdapat beberapa program yang bisa digunakan seperti Adobe Image Ready, Macromedia Flash dan Swish.

 

            II. PHP & MYSQL

 

2.1 PHP

PHP merupakan sebuah bahasa scripting yang menyatu dengan tag-tag HTML, dieksekusi di server, dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis.

 

2.1.1 Struktur Program PHP

Kode program-program PHP menyatu dengan tag-tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag <? atau ?PHP dan ditutup dengan tag ?> atau ?PHP> sesuai dengan tag pembukanya. File PHP berisi tag HTML dan kode PHP diberi ekstensi .php. Berdasarkan ekstensi ini, pada saat file diakses, server akan tahu bahwa file mengandung kode PHP. Server akan menterjemahkan kode ini dan menghasilkan output dalam bentuk tag HTML yang akan dikirimkan ke browser client yang mengakses file tersebut.

Contoh program PHP :

 

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> PEMROGRAMAN PHP </TITEL>

</HEAD>

<BODY>

<CENTER>

<?

echo “Baris ini ditulis dengan tag PHP”;

?>

</CENTER>

</BODY>

</HTML>

 

Simpan contoh diatas dengan nama test.php.

Untuk penulisan komentar program ( barisyang tidak dieksekusi oleh program ) ada 3 style yang dapat digunakan, yaitu :

  1. C style, komentar diawali dengan tag /* dan diakhiri dengan tag */, style ini digunakan untuk komentar yang lebih dari satu baris.
  2. C++ style, komentar diawali dengan tag //, komentar ini berlaku hanya untuk satu baris, sehingga kalau mau memberi komentar pada baris berikutnya maka harus mengulangi lagi menulis tag //.
  3. Bourne shell style, diawali dengan tag # untuk satu baris komentar.

 

 

2.1.2 Seleksi Kondisi/Pencabangan, Perulangan

 

Perintah pencabangan atau seleksi kondisi adalah perintah memungkinkan pemilihan atas perintah berikutnya yang akan dijalankan.Ada2 macam perintah pencabagan pada PHP, yaitu :

 

• IF

 

Contoh :

<?

$suhu=25;

if ($suhu<=0)

{

echo ” Air dalam wujud es”;

}

else if ($suhu<100)

{

echo ” Air dalam wujud cair”;

}

else

{

echo ” Air dalam wujud gas”;

}

?>

• SWITCH

 

Contoh :

<?

$i=1;

switch ($i)

{

case 0: echo ”Nilai I sama dengan nol”;break;

case 1: echo ”Nilai I sama dengan satu”;break;

case 2: echo ”Nilai I sama dengan dua”; }

?>

 

Ada tiga macam perintah perulangan di dalam PHP :

 

• FOR

 

Contoh :

<?

For ($i=1; $i<=10; $i++)

echo ”Latihan Pemrograman PHP <br>”;

?>

 

WHILE

 

Contoh :

<?

$i=1;

while ($i<=10);

{

echo ”$i<br>”;

$i++;

}

?>

      • DO … WHILE

 

Contoh :

<?

$i=1;

do

{

echo ”$i<br>”;

$i++;

}

while ($i<=10);

?>

 

 

2.1.3 Prosedur dan Fungsi

 

Dalam membuat sebuah program seringkali kita membutuhkan sekumpulan perintah yang akan digunakan berkali-kali. Untuk menghindari penulisan perintah-perintah yang sama berkali-kali, kita dapat menggunakan subrutin. Subrutin adalah sekumpulan perintah yang diberi anama dan kemudian dapat kita panggil.Ada2 macam subrutin yang dikenal dalam pemrograman, yaitu :

 

Prosedur

 

Fungsi

Contoh :

<?

Function SelamatDatang()

{ echo ”Selamat Datang”; }

SelamatDatang();

?>

 

Contoh :

<?

Function Kuadrat5()

{ echo return (5*5); }

echo Kuadrat5()();

?>

 

 

 

 

 

 

2.1.4 Koneksi PHP dengan HTML

 

Kode program PHP dapat menyatu dalam tag-tag HTML dalam satu file. Sebuah PHP script sebenarnya adalah file HTML biasa yang ditambahi tag-tag khusus.

Contoh :

<html>

<head>

<title>Koneksi PHP dengan HTML</title>

</head>

<body>

<form action=”pegawai.php” method=”post”>

<table>

<tr>

<td><div align=”left”>Nama</div></td>

<td>:</td>

<td><input name=”nama” type=”text”></td>

</tr>

<tr>

<td>NIP</td>

<td>:</td>

<td><input name=”nip” type=”text”></td>

</tr>

<tr>

<td>Jabatan</td>

<td>:</td>

<td><input name=”jabatan” type=”text”></td>

</tr>

<tr>

<td>Alamat</td>

<td>:</td>

<td><input name=”alamat” type=”text”></td>

</tr>

</table>

<input type=”submit” name=”Submit” value=”Kirim”>

<input type=”submit” name=”Submit2″ value=”Reset”>

</form>

</body>

</html>

Simpan dengan nama file : data.htm

 

Program diatas merupakan tampilan HTML, yang di pakai sebagai media inputan data dengan menggunakan variabel diluar PHP. Pada program diatas menggunakan button submit untuk mengirim data yang diinputkan dan pada metode HTML dalam mengirimkan data menggunakan metode ”Post”.

Dibawah ini meripakan program untuk menampilkan data yang diinputkan dari file data.htm

Contoh :

<html>

<body>

<center>

<form method=get action=data.htm>

<tabel>

<tr>

<td>Nama</td><td>:</td><td><?echo $nama?></td>

</tr>

<tr>

<td>NIP</td><td>:</td><td><?echo $nip?></td>

</tr>

<tr>

<td>Jabatan</td><td>:</td><td>

<? echo $jabatan ?>

</td>

</tr>

<tr>

<td>Alamat </td><td>:</td><td><?echo $alamat?></td>

</tr>

</tabel>

</form>

</body>

</html>

Simpan dengan nama file pegawai.php Kemudian test, dan lihat hasilnya.

 

2.2 MYSQL

 

MySQL merupakan software database yang termasuk paling populer di lingkugan Linux, kepopuleran ini karena ditunjag performansi query dari databasenya yang saat ini bisa dikatakan paling cepat dan jarang bermasalah. MySQL telah tersedia juga di lingkungan Windows.

Beberapa perintah MySQL yang sering digunakan :

• Perintah untuk membuat database

 

#create database dbname;

• Perintah untuk membuat tabel di dalam database yang telah dibuat

#use dbname;

#create tabel tbname(field1 type_var, field2 type_var);

• Perintah untuk menambah data pada tabel

#insert into tbname(field1,field2) values (’nilai1’,’nilai2’);

• Perintah untuk menampilkan data pada tabel

#select * from tbname

• Perintah untuk menghapus data pada tabel

#delete from tbname;

• Perintah untuk mengaupdate data pada tabel

#update tbname set field1=’nilai1’, field2=’nilai2’;

 

2.3 Koneksi Database

 

PHP mempunyai kemampuan untuk mengakses contain dari suatu database ke halaman web. Database yang dapat diakses lewat PHP adalah datbase ODBC, database server seperti MySQL dan juga Oracle.

Contoh Koneksi :

<?

// Database settings

$dbhost = “localhost”; // ini nama host atau komputer server mysql

$dbusername = “root”; // ini nama user database

$dbpassword = “”; // ini nama password user database

$dbname = “pelatihan_web”; // nama database yg dipilih

if (!$koneksi=mysql_connect($dbhost,$dbusername,$dbpassword))

{

echo mysql_error();

return 0;

}

mysql_select_db($dbname,$koneksi);

?>

 

Membuka tabel dan menjalankan query :

<?

$sql=”select * from namatabel”;

if (!$res=mysql_query($sql,$koneksi))

{

echo mysql_error();

return 0;

}

?>

Menampilkan hasil query :

<?

While ($baris=mysql_fetch_row($rs))

{

echo $baris[0];

echo $baris[1];

echo $baris[2];

}

?>

Menambah Data :

<?

$sql=”insert into tb(field1,field2,field3) values (‘nilai1’,’nilai2’,’nili3’)”;

if (!$res=mysql_query($sql,$koneksi))

{

echo mysql_error();

return 0;

}

?>

Menghapus Data :

<?

$sql=”delete from tb”;

if (!$res=mysql_query($sql,$koneksi))

{

echo mysql_error();

return 0;

}

?>

 

BAB III

STUDI KASUS

(MEMBANGUN SITUS WEB KOMPUTER )

Pada studi kasus ini kita akan memulai dengan proyek yang sederhana, yang nantinya kita akan belajar cara mendesain dan mengatur layout situs dengan bantuan tabel biasa(tabel standar). Studi kasus ini mengambil tema tentang situ sebuah toko penjualan komputer yang bernama ”VISTA COMPUTER”.

 

3.1 Membuat Folder Situs Komputer

 

Tujuan dari membuat folder situs adalah untuk memudahkan anda dalam bekerja, karena nantinya anda akan bekerja dengan banyak file gambar dan file untuk halaman web itu sendiri. Terlebih lagi dalam halaman web, nantinya anda akan bekerja dengan banyak link dan gambar, maka dengan penyimpanan file-file web dan gambar hanya di satu folder khusus, akan menghidarkan terjadinya link yang tidak berfungsi (broken link).

Cara membuat folder situs :

1. Buka Windows Explorer, klik direktori c, lalu klik menu file > new folder, dan berinnama folder tersebut, misalnya Proyekweb

2. Buat lagi subfolder dengan nama images di dalam folder Proyekweb

 

3.2 Membuat File Baru

 

Cara membuat file baru :

1. Buka program Dreamweaver

2. Pada bagian Create New, klik HTML, di halaman web yang baru atau masih kosong akan ditampilkan dan siap untuk diisikan dengan berbagai gambar dan teks informasi didalmnya

 

3.3 Mendefinisikan Situs Lokal

 

Situs lokal merupakan suatu tempat dalam hardisk yang berfungsi untuk menampung atau menyimpan file-file halaman web dalam bentuk root folder (folder utama) dan subfolder (bagian dari root folder), dimana anda akan menempatkan dan menyimpan file-file web.

Cara mendefinisikan situs lokal :

1.  Buka program macromedia Dreamweaver MX dari program menu, kemudian klik menu site > manage sites, akan tampil kotak dialognya

 

 

2.  membuat file baru, klik HTML pada bagian Create New atau klik menu File > New

3.  mendefinisikan sebuah situs dengan cara klik menu Site > New Site… , pillih tab advanced. Isikan pada bagian Site Name: situs komputer, browse atau isikan dengan direktori proyek tadi Local Root Folder: C:\proyekweb, Default image folder : C:\proyekweb\images. Kemudian klik tombol OK. Lihat gambar berikut

 

4.  Hasil dari definisi situs mobil ini juga dapat dilihat pada panel files yang biasanya terdapat di sebelah kanan Dreamweaver MX. Seperti gambar berikut :

 

 

 

3.4 Menyimpan File

 

Apabila anda telah selesai mendesain atau bekerja di suatu file, simpanlah hasiln pekerjaan anda.

Cara menyimpan file :

Klik menu File > Save As, akan tampil kotak dialognya. Isikan nama file-nya pada bagian File Name : index.htm (atau nama file sesuai keinginan anda), lalu klik tombol save.

 

3.5 Membuat layout Web

 

Sebelum anda membuat layout web yang akan anda buat, sebaiknya anda membuat design layout tersebut terlebih dahulu, baik melalui media kertas maupun media Photoshop.

Misalnya anda akan membuat layout seperti gambar dibawah ini :

 

Setelah menggambar layout, sekarang buatlah layout yang telah dirancang tersebut kedalam halaman web. Cara membuat layout :

1.  Klik menu insert > tabel, akan tampil kotak dialognya. Isikan pada rows : 4, columns : 2, table width : 790 pixels, Klik tombol OK. Biarkan caption tabel kosong Klik tombol OK. Akan terbentuk sebuah tabel dengan 4 baris dan 3 kolom

2.  Pilih tabel, isikan tag align=”center” pada tag table.

 

 

3.  Blok semua kolom pada baris kedua menggunakan mouse, lalu klik menu modify > tabel > merge cells, maka kolom-kolom pada baris kedua akan menyatu menjadi satu kolom saja.

4.  Pada baris ketiga kita hanya memerlukan dua kolom, blok kolom 2&3 di baris kedua, lalu klik modify > tabel > merge cell.

5.  Pada baris keempat anda juga hanya memerlukan 1 kolom saja seperti pada baris kedua, maka lakukan caranya seperti pada langkah 4.

 

 

3.6 Menghias Header Situs Komputer

 

Bagian header terletak pada baris pertama dan kedua. Pertama-tama anda akan mengisi header pada baris pertama dengan gambar-gambar berupa nama toko komputer, motto, alamat, logo dan foto-foto yang berhubungan dengan situs tersebut.

Contoh layout :

 

 

3.7 Mengisi Content Situs komputer

 

Content adalah suatu area utama dalam sebuah halam web, karena pada area inilah berisi berbagai objek dan teks informasi utama yang ingin disampaikan oleh pemilik situs.

 

3.7.1 Content untuk Kolom Navigasi

 

Baris ketiga mempunyai dua kolom, pada kolom 1 akan menempati link-link atau tombol yang berfungsi untuk nevigasi dalam situs tersebut. Pada kasus ini anda akan memasukkan tujuh tombol flash yang sudah disediakan oleh Dreamweaver.

1.  Letakkan kursor pada kolom 1 di baris 3, lalu pilih pada properties cellnya bagian Horz : Center dan Vert : Top

2.  Kemudian tekan tombol enter pada keyboard untuk membuat paragraf baru. Klik menu insert > tabel, akan tampil kotak dialognya. Isikan pada rows : 7, columns : 1, table width : 110 pixel, cell padding : 0 dan cell spacing : 5

3.  pada tabel yang baru, letakkan kursor pada baris pertama, lalu klik menu insert > interactiver images > flash button, akan tampil kotak dialognya. Pilih pada style : Beveled Rect-Blue, Button text : HOME dan link: proyek1.htm. Masukkan tombol lainnya ( PROFIL, BERITA, PRODUK, LAYANAN, DUKUNGAN,

 

 

KONTAK KAMI) satu persatu dengan cara yang sama dengan link yang sama yaitu ke halaman index.htm.
Contoh Layout :

 

 

3.7.2      Content untuk Kolom Informasi Utama

  1. Letakkan kursor pada kolom kedua di baris ketiga, lalu pada properties pilih pada bagian vert:Top. Kemudian tekan tombol Shift+Enter di keyboard untuk pindah baris. Tuliskan teks salam ’SELAMAT DATANG DI SITUS VISTA KOMPUTER’, aturlah format telksnya pada properties.
  2. Kemudian tekan tombol enter pada keyboard untuk membuat paragraf baru. Klik menu insert > image, akan tampil kotak dialognya, carilah gambar senyum.jpg.
  3. Tuliskan teks informasi secukupnya di sebelah kanan gambar.
  4. Kemudian pilih gambar tersebut dan atur propertiesnya, isikan pada H space : 20 dan pilih align : left.
  5. Tambahkan lagi teks informasi lainnya.
  6. Kemudian ubahlah warna background dari kolom kedua di baris ketiga dengan warna Bg:#E6EBF1. Ubah juga warna background untuk kolom pertama di baris ketiga dengan warna Bg:#869B9E.

 

Contoh Layout :

 

 

3.8 Bagian Footer

Kita akan mengisikan copyright dari toko komputer dan tahun pembuatan situ tersebut

  1. Letakan kursor pada baris keempat lau pilih properties Cell-nya Bg:#FF0000
  2. Tuliskan Copyright © 2005 Vista Computer. All rights reserved. Untuk memasukan karakter copyright klik menu insert > html > Special characters > copright
  3. Blok teks tersebut lalu ubahlah format teksnya pada properties Font: Arial, Size: 12, Tebal(B), align: center dan warna putih.

 

Contoh Layout :

 

2.9 Memberi Judul Situs Komputer

Untuk memberi judul situs menggunakan Dreamweaver, pada bagian Title, ubah teks untittled Document menjadi Vista Computer.

 

 

2.10 Menjalankan Situs Komputer di Browser

 

Setelah selesai membuat situs, kita dapat melihat hasilnya melalui browser. Caranya, klik menu file > priview in browser > iexplorer atau tekan tombol F12 di keyboard.

Contoh Layout pada browser :

 

 

BAB IV

STUDI KASUS

(MEMBANGUN SITUS WEB KOMPUTER-Lanjutan )

 

Aplikasi Web adalah kumpulan halaman dari sebuah situs yang dapat berinteraksi dengan para pengunjungnya, halaman web lainnya dan juga dengan sumber data lainnya. Jadi, hlaman sebuah aplikasi web adalah sebuah halaman yang dapat mengolah data yang diinginkan, sehingga isi dan tampilan halamannnya akan selalu berubah-ubah dengan kebutuhan (dinamis).

 

4.1 Tahap Awal

Kita akan membuat halaman tambahan pada situs komputer yang telah kita buat tadi dengan menambahkan fasilitas berita, Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut

  1. Asumsikan komputer telah terinstall apache web server dan database server MySQL yang telah tersedia di program PHPTRIAD.
  2. Buat database baru dengan nama berita dan sebuah tabel database dengan nama artikel pada MySQL dengan rincian tabel sebagai berikut :

 

  1. Tabel Artikel

 

Nama field Tipe data
No_artikel Int(100)
Judul Varchar(100)
Penulis Varchar(100)
tanggal Date
Isi_artikel Text
gambar Varchar(100)

 

  1. Kita akan memodifikasi halaman design situs vista komputer yang telah kita buat, klik site > edit sites, pilih proyek web, tekan tombol edit, ganti local root folder dengan nama direktori tempat aplikasi berada.

 

  1. Pilih testing server pada tab Category, pilih server model : PHP MySQl, access:Local/network, url prefix: http://localhost/webprog klik tombol OK.
  2. kita akan membuat koneksi ke database dengan menggunakan macromedia Dreamweaver, aktifkan dulu server MySQL , caranya buka windows explorer, lalu masuklah ke folder c:\apache\mysql\bin. Carilah file winmysqladmin.exe, klik dua kali file tersebut.
  3. Buka file index.html yang telah dibuat pada bab 6 save as index.html menjadi index.php, halaman ini yang pertama kali diakses localhost/index.php.
  4. klik menu window>databases untuk menampilkan panel databases. Kemudian klik tombol + dan pilih mysql connection
  5. Akan tampil kotak dialog mysql connection, isikan form mysql connection dengan memilih database
  6. pilih database berita tekan tombol OK, tekan tombol OK lagi untuk kembali ke halaman web
  7. ganti url tombol berita pada bagian content dengan cara klik tombol berita dan pada bagian properties, klik tombol edit ganti link dengan berita.php, tekan tombol OK

 

4.2 Membuat Halaman input data dengan Recordset

Recordset berfungsi sebagai penghubung antara database yang meyimpan data dengan server aplikasi (PHP). Recordset akan mengambil data dari database, kemudian data akan disimpan dalam memori server aplikasi PHP agar pengambilan data dapat dilakukan dengan cepat.Tahapan membuat halaman input data :

  1. Save as index.php menjadi input_berita.php, hapus gambar dan komentar pada baris kedua dan kolom kedua
  2. klik menu window > server Behaviors untuk menampilkan panel server behaviors. Klik tombol +, lalu pilihlah recordset
  3. Akan tampil kotak dialog Recordset (gambar), isikan beberapa item berikut :
    • Name, isi dengan nama recordset yang diinginkan, misalnya : rs_berita
    • Connection, klik tombol panah di sebelah kanan, lalu pilih nama sambungan ke database yang diinginkan, yaitu latihan
    • Table, pilihlah tabel artikel
    • Coloumn, seharusnya sudah berisi kolom-kolom milik tabel artikel
    • Sort berfungsi untu mengurutkan data pada saat ditampilkan, sebagai contoh pilih tanggal
    • Klik tombol test untuk menguji. Jika sukses tekan tombol OK

 

  1. kita akan membuat form untuk menginputkan berita. Klik menu view > Design agar berada di mode design Dreamweaver. Klik menu insert > Form
  2. akan tampil form di dokumen, klik garis merah milik form, kemudian pada properties-nya, isikan pada bagian form name : input
  3. pada kolom pertama di baris pertama hingga kelima tuliskan tiap kolom dari tabel artikel yaitu judul, Nama Penulis, Tanggal Penulisan, Artikel dan Gambar. Seperti pada gambar
  4. Pada kolom kedua, isikan object TextField. Caranya klik menu Insert > Form > TextField, begitu seterusnya sebanyak 4 buah. Sedangkan pada baris keempat isi dengan komponen Textarea, klik menu insert > form > textarea.
  5. berilah label untuk masing-masing komponen text field dan text area, misalnya pilih komponen text field untuk judul, lalu pada properties-nya isikan pada bagian TextField :Judul. Beri label yang sesuai untuk textfield dan text area dengan cara yang sama.
  6. pada kolom pertama di baris keenam, klik menu insert > Form > button untuk menambahkan tombol. Ganti Property Label milik tombol menjadi kirim.
  7. Akan tampil kotak dialognya, pilih pada bagian Connection latihan, table : artikel. Jika ternyata pada bagian Coloumns masih terdapat kolom yang belum terhubung ke komponen Textfield atau Textarea yang bersangkutan, anda dapat mengaturnya dengan mengklik nama kolom yang diinginkan terlebih dahulu pada bagian Coloumns. Kemudian, pada bagian Value pilihlah komponen TextField atau Textarea pasangannya, yaitu yang memiliki nama yang sama dengan nama koom yang ingin dipasangkan.
  8. pada bagian After Inserting Go To isikan denga nama file yang akan dituju setelah pengguna mengisikan data pada halaman input data ini, misal isi dengan after_input.php

 

 

  1. untuk membuat halaman after input buka halaman index.php kemudian save as dengan mengganti nama file after_input.php.
  2. Hapus gambar dan komentar yang ada di file after_input.php. ganti dengan Tulisan Data anda telah sukses terkirim
  3. kemudian buatlah sebuah link ke file input.php. klik menu insert > Hyperlink, akan tampil kotak dialognya. Isikan pada bagian text : Input Kembali ? dan link : input.php, lalu klik tombol OK
  4. untuk mencobanya pada web browser ketikan F12

 

 

4.3 Membuat halaman tampilan data dengan recordset

Data yang telah dimasukan ke dalam database melalui form inputan berita tentunya harus ditampilkan agar seluruh pengunjung dapat membaca berita tersebut. Langkah untuk membuat halaman tampilan data adalah sebagai berikut :

1. Save as index.php menjadi berita.php, hapus gambar dan komentar pada baris kedua dan kolom kedua

2. klik menu window > bindings untuk menampilkan panel Bindings. Klik tanda + yang terletak di sebelah kiri tulisan Recordset (rs_berita), maka akan tampil nama-nama kolom di bawahnya. Jika belum ada buat recordset dengan nama rs_berita dengan langkah-langkah seperti membuat recordset untuk membuat form inputan

3. Rancangan tabel untuk tampilan data dengan membuat tabel 2 baris dan 3 kolom, baris pertama setiap kolomnya diberi tulisan Tanggal penulisan, penulis, judul artikel dan beri warna biru pada baris pertama.

4. kemudian klik dan seret nama fieldnya dari data bindings tadi satu per satu, yaitu tanggal, penulis dan judul menuju ke baris kedua tabel di kolom-kolom yang sesuai dengan judul kolomnya.

5. selanjutnya, buatlah Link di bawah tabel untuk menuju ke halaman pengisian data (input_berita.php) dengan tulisan Tulis Berita baru.tekan tombol F12 untuk melihat hasilnya.

6. untuk mengatur jumlah artikel yang ditampilkan, bolk baris terakhir yaitu seluruh item data lalu pada panel server behaviors, klik +, lalu pilih repeat region

7. akan tampil kotak dialog Repeat Region, isikan bagian show: 5. artinya kita akan menampilkan data sebanyaklimabuah pada tiap halamannya

8. Item yang ditampilkan hanya 5 data tapi bagaimana jika data berita yang sudah ada lebih dari 5, maka harus dibuat sebuah menu navigasi data agar pengunjung dapat melihat seluruh data yang ada.

9. letakan kursor di bawah tabel, kemudian klik menu insert > Aplication Objects > recordset Paging > Recordset Navigation Bar, akan tampil kotak dialognya. Plih pada bagian display using : image. Bagian ini berfungsi untuk mengatur bentuk tampilan menu navigasi nantinya berbentuk gambar.

10. akhiri pembuatan menu navigasi dengan tombol OK.

11. ada salah satu tambahan lagi yaitu keterangan mengenai item data berita yang keberapa dan informasi mengenai jumlah seluruh berita yaitu dengan membuat status navigasi data

12. letakan kursur di bagian pojok kiri di bawah tabel

13. kemudian klik menu insert > aplication Objects > Display Record Count > Recordset Navigation Status, akan tampil kotak dialognya. Pastikan bagian Recordset telah terisi dengan rs_berita. Tekan tombol OK

14. tampilan setelah halaman ditambahkan menu status navigasi data

 

 

7.4 Membuat Link Ke halaman detail

Halaman yang telah kita buat tadi hanya merupakan penampil atau daftar berita saja. Bagaimana jika kita ingin melihat sebuah artikel secara lengkap. Kita akan membuat sebuah halaman penampil artikel secara lengkap. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. kita akan membuat link menuju ke halaman penampil data detail dengan cara menggunakan kolom judul pada tabel di halaman berita.php sebagai link tersebut.
  2. blok baris kedua pada kolom judul artikel, lalu atur properties-nya. Isikan pada bagian link: detail_berita.php?
  3. tambahkan pada link detail artikel dengan detail_berita.php?id=<?php echo $row_rs_berita[’no_artikel’]; ?> dimana keterangannya sbb:

• id adalah variabel yang akan menyimpan nilai dari ’no_artikel’.

• Rs_berita adalah recordset yang digunakan

• No_artikel yaitu nama kolom sebagai primary key atau nama kolom unik tabel artikel

  1. setelah membuat link untuk menuju ke halaman detail artikel maka kita akan membuat halaman detail artikel tersebut. halaman index.php kemudian save as dengan mengganti nama file detail_berita.php. Hapus gambar dan komentar yang ada di file detail_berita.php.
  2. Tampilkan panel bindings, klik tombol +, lalu pilih Recordset(query). Akan tampil kotak dialognya.
  3. Buatlah sebuah recordset yang sama dengan recordset sebelumnya, hanya bagian sort kita abaikan dan filter sekarang harus kita atur.
  4. Tekan tombol OK.
  5. sekarang kita membuat tampilan layout untuk halaman detail, letakan kursor pada bagian atas-kiri halaman, lalu tuliskan teks:’Tanggal Penulisan artikel
  6. kemudian klik dan seret nama kolom tanggal pada panel bindings ke sebelah kanan teks: ’Tanggal Penulisan Artikel’.
  7. letakkan kursor dibawah teks: ’Tanggal penulisan Artikel:’ lalu klik dan seret kolom judul ’judul’ pada panel bindings
  8. letakan kursor dibawah judul, lalu tuliskan teks: ’penulis:’. Kemudian, klik dan seret kolom ’penulis’ dari panel bindings ke sebelah kanan teks tersebut.
  9. letakkan kursor di bawah ’Penulis’. Lalu masukan tabel dengan 1 baris dan 2 kolom ke posisi tersebut
  10. letakan kursor pada kolom pertama, lalu klik menu insert > image, akan tampil kotak dialognya. Pilihlah pada bagian select file from name from: datasource, kemudian pilihlah pada bagian field: gambar
  11. letakkan kursor pada kolom kedua lalu klik dan seret kolom ‘isi_artikel’ pada panel bindings
  12. letakkan kursor pada bagian bawah tabel. Buat link yang akan membawa kita kembali kehalaman berita.php
  13. tes halaman ini dengan menekan tombol F12

 

 

4.5 Membuat Layout Edit

Selanjutnya adalah membuat halaman yang berfungsi untuk melakukan proses pengeditan data. Langkah–langkahnya adalah sbb:

  1. Buka Halaman berita.php, Pada tabel yang ada klik kanan pada kolom ’Judul Artikel’ kemudian pilih table > insert rows or colomns... selanjutnya tampil kotak dialognya, pilih pada bagian insert : colomns, number of colomns: 1, where: after current colomn
  2. akan tampil sebuah kolom baru di sebelah kanan kolom ’judul Artikel’. Pada kolom baru di baris kedua, tuliskan teks edit.
  3. blok teks ’Edit’ lalu atur properiesnya, isikan pada bagian link; edit_berita.php?id=<?php echo $row_rs_berita[’no_artikel’]; ?>
  4. simpanlah hasil penambahan link edit.
  5. setelah membuat link untuk menuju ke halaman edit artikel maka kita akan membuat halaman edit artikel tersebut. Buka halaman index.php kemudian save as dengan mengganti nama file edit_berita.php. Hapus gambar dan komentar yang ada di file edit_berita.php.
  6. Tampilkan panel bindings, klik tombol +, lalu pilih Recordset(query). Akan tampil kotak dialognya.
  7. Buatlah sebuah recordset yang sama dengan recordset sebelumnya.
  8. Tekan tombol OK maka sekarang panel bindings seharusnya akan terlihat seperti pada gambar berikut
  9. letakan form pada halaman edit_berita.php lalu klik garis merah milik form, kemudian isi pada propertiesnya bagian label: edit. Seperti pada gambar berikut
  10. dalam form, isikan sebuah tabel dengan 3 kolom dan 6 baris untuk merapikan tata letak komponen form. Setelah tabel masuk ke dalam form.
  11. atur sedemikian rupa sehingga tabel tersebut memiliki tampilan seperti pada gambar
  12. letakan kursor pada kolom pertama, lalu klik menu insert > image, akan tampil kotak dialognya. Pilih pada bagian select file name from: Datasource dan pilih kolom pada fields: gambar
  13. pada kolom ke-2 di baris ke-1 hingga ke -5, isikan teks; judul, Nama Penulis, Tanggal Penulisan, Isi Artikel dan gambar
  14. pada kolom-3 di baris pertama hingga ketiga, masukan komponen TextField, klik menu insert>form>textField begitu seterusnya sampai tiga kali. Pada properties-nya, beri nama masing-masing TextField sesuai dengan nama kolomnya yang sesuai.
  15. Pada kolom ke-3 di baris ke-4. Buat sebuah Text Area. Dengan char width: 38 dan numlines: 8. beri nama Textarea dengan nama isi_artikel.
  16. Pada kolom ke-3 di baris ke-5. Buat sebuah Text field. Dengan nama gambar.
  17. Pada kolom ke-2 di baris ke-6. Buat sebuah Button. Dengan Label: OK.
  18. Buka Panel Bindings, klik dan seret kolom judul, penulis, tanggal, isi_artikel dan gambar ke komponen textfield dan Textarea yang bersesuaian.
  19. sekarang kita mengatur server behavior untuk update record dengan cara buka pada panel server behaviors, klik tombol +, lalu pilih Update Record
  20. akan tampil kotak dialog, isikan beberapa item berikut

submit values from, isi dengan nama koneksi, yaitu edit

connection, isi dengan nama koneksi, yaitu latihan

update table, isi dengan nama tabel, yaitu artikel

coloumns, seharusnya tiap kolom sudah berhubungan dengan TextField yang bersangkutan

primary Key oleh karena kolom ’no_artikel’ (kolom primary key) tidak kita gunakan, maka saat ini tabel tidak memiliki primary key. Oleh karena itu, pada bagian Colomns kliklah di kolom judul, lalu tandailah pilihan primary key

after updating, go to tekan tombol Browse di sebelah kanan lalu pilih berita.php

  1. coba tes edit salah satu berita dengan menggunakan tombol F12

 

4.6 membuat halaman hapus data

untuk dapat menghapus sebuah data/artikel, kita harus siapkan sebuah link ’Hapus’. Jika link ini di klik data akan terhapus. Langkah-langkah untuk membuat halaman hapus data adalah sbb :

  1. buka halaman berita.php, klik kanan pada kolom link Edit, pilih table > insert Rows or Colomns, akan tampil kotak dialognya. Pilih pada bagian insert: colomns, number of colomns:1 dan where: after current Colomn
  2. akan tampil kolom baru, tuliskan teks ‘hapus’ di kolom tersebut.
  3. Lalu pada Properties isikan pada bagian Link: hapus_berita.php?id=<?php echo $row_rs_berita[’no_artikel’]; ?> maka sekarang teks hapus menjadi link
  4. kita akan membuat halaman untuk menghapus data, buka file index.php save as ganti menjadi hapus_berita.php
  5. buat recordset untuk hapus data denga memilih panel bindings, klik tombol + lalu pilih recordset (Query).
  6. isikan item-item yang sama dengan edit data
  7. pada halaman hapus_berita.php buka panel server Behaviors, klik tombol +, lalu pilih delete Record
  8. akan tampil kotak dialognya, isikan beberapa item berikut :
    • in the first check if variabel is defined: primary key value
    • connection isi dengan nama tabel yaitu latihan
    • table isi dengan nama tabel yaitu artikel
    • primary key coloumn isi dengan nama kolom yang dijadikan identitas yaitu no_artikel
    • Numeric oleh karena ’no_artikel’ adalah sebuah kolom berjenis angka maka tandailah bagian Numeric ini
    • Primary key value isi dengan URL Parameter dan textbox di sebelah kanannya diisi dengan nama variabelnya yaitu id
    • After deleting go to isi dengan nama file halaman berita.php

9.  untuk mencoba menghapus data tekan tombol F12

 

4.7 membuat halaman pencarian data

Fasilitas pencarian adalah sebuah fasilitas agar pengunjung dapat memasukan kata kunci pencarian yang diinginkan. Kita akan memberikan fasilitas pencarian data dihalaman berita.php dimana pencarian dilakukan berdasarkan nama penulisnya.

  1. buka halaman berita.php
  2. letakkan kursor di atas tabel lalu klik menu insert > form. Pada properties-nya isikan pada bagian Action: hasil_pencarian.php dan method: GET
  3. di dalam form masukan tabel yang terdiri atas 3 kolom dan 1 baris
  4. pada kolom pertama tuliskan teks; ’penulis’. Pada kolom kedua klik menu insert > form > Text field untuk memasukan komponen TextField lalu pada properties-nya beri namanya: cari_penulis. Pada kolom ketiga klik menu insert > Form > Button untuk memasukan komponen tombol, beri label: cari
  5. kemudian kita akan membuat halaman hasil pencarian data, buka halaman index.php save as ganti menjadi hasil_pencarian.php
  6. Tampilkan panel bindings, klik tombol +, lalu pilih Recordset(query). Akan tampil kotak dialognya.
  7. Buatlah sebuah recordset yang sama dengan recordset sebelumnya, hanya pada kolom filter pilih penulis,=, URL Parameter dan cari_penulis. Seperti pada gambar.
  8. buka halaman berita.php, save as ganti nama menjadi hasil_ pencarian.php
  9. pada bagian atas halaman, tuliskan ’Hasil Pencarian.php’. Pindahkan kursor ke bawahnya kemudian tuliskan ’Tanggal Penulisan’, lalu seret kolom ’Tanggal’ dari panel bindings ke sebelah kanan teks tersebut. Pindahkan lagi kursor ke bawah dan tuliskan ’Nama Penulis’, lalu seret kolom ’Penulis’ dari panel Bondings’ke sebelah kanan teks tersebut. Pindahkan lagi kursor ke bawah dan tuliskan ’judul :’ lalu seret kolom ’Judul’ dari panel Bindings ke sebelah kanan tulisan ini.
  10. blok tulisan dari ’Judul’ hinga terakhir seperti pada gambar
  11. buka panel server Behaviors lalu klik tombol +, pilih Repeat Region akan tampil kotak dialognya. Pastikan nama Recordset adalah rs_berita dan show: 5
  12. klik menu Edit > Select All untuk memblok semua teks yang ada di halaman. Panel Server Behvior klik tombol +, pilih Show Region > Show If Recordset Is Not Empty, akan tampil kotak dialognya. Pastikan nama Recordetnya adalah rs_berita.
  13. tes halaman pencarian data ini dengan mengunakan tombol F12

 

 

Lampiran Instalasi PHPTRIAD 2.2.1

 

Untuk dapat membuat sebuah aplikasi web berbasis PHP menggunakan program PHPTriad versi 2.2.1, dimana PHPTriad berisi paket apache websever sebagai web server, PHP sebagai bahasa pemrogramannya dan MySQL sebagai Database Server. Berikut akan dijelaskan cara meninstall PHPTriad :

1. Klik dua kali ikon PHPTriad melalui windows explorer

2. akan tampil kotak dialog License Agreement, klik tombol I agree

3. terjadilah proses instalasi PHPTriad.

4. Tunggulah hingga instalasi selesai (Completed) lalu klik tombol Close.

 

Hanya dua kali klik instalasi selesai. PHP telah siap di komputer anda untuk mengetes apakah apache berjalan dengan baik jalankan apache webserver dari program menu kemudian buka internet explorer ketikan URL alamatnya http://localhost/.

Untuk mengetes apakah script php berjalan dengan baik buat file baru dengan nama phpinfo.php dengan isi sebagai berikut :

<? Phpinfo(); ?>

 

Copykan file tersebut ke tempat dokumen root Apache yaitu di C: \Apache\htdocs. Akses file tersebut dengan menggunakan Internet Explorer dengan mengetikan alamat http://localhost/phpinfo.php sesuai dengan nama file tersebut. Jika berhasil mengintall modul php maka akan tampil gambar seperti pada gambar

 

 


Pemrograman Web

Juni 19, 2011

1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain.
PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

Ditulis oleh Muhammad Idris


Pemrograman Web Database

Juni 18, 2011

Anda mungkin pernah membuat sebuah halaman Web menggunakan HTML (lihat dan belilah buku Student Guide Series Pemrograman Web dengan HTML, CSS, dan Java Script). Ketika Anda membuat
halaman web dengan HTML saja, maka halaman web Anda akan tampak statis. Artinya, isi halaman web Anda akan selalu tetap. Seandainya Anda ingin mengubah tampilannya, Anda harus pula mengubah kode HTML-nya. Halaman Web yang dibuat menggunakan kode HTML saja juga bersifat client-side. Artinya, isi halaman web tersebut diolah di sisi client. Ketika seseorang membuka halaman web, maka server yang menyediakan halaman web tersebut akan langsung mengirimkan halaman web itu kepada si peminta tanpa
diolah terlebih dahulu. Hal tersebut berbeda dengan halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP. Halaman web yang dibuat dengan bantuan PHP dapat mengakses dan memanfaatkan database sehingga lebih bersifat dinamis. Isi halaman web-nya dapat berubah tanpa perlu diprogram ulang. Selain itu, halaman web -nya akan diolah terlebih dahulu di sisi server sebelum dikirim ke si pemintanya ( server side). Oleh karena sifatnya yang server-side, maka dibutuhkan sebuah web server. Dalam hal ini, web server yang banyak digunakan untuk PHP adalah Apache. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada client peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. Jika diperlukan, juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung isi halaman web yang dihasilkan. Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya. Kali ini, penulis menggunakan Apache versi 2.0.54. Apache bersifat open source, artinya setiap orang boleh menggunakannya dengan gratis. Bahkan setiap orang juga boleh mengambil dan mengubah kode program Apache.

Mengenal PHP
PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor. PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan Anda untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. PHP dapat dijalankan pada berbagai macam sistem oper asi, misalnya Windows, LINUX, dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga mendu kung beberapa web server lain , misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS , dan lain-lain. Seperti pernah disinggung sebelumnya bahwa PHP dapat memanfaatkan database untuk menghasilkan halaman web yang dinamis. Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQL. Namun, PHP juga mendukung sistem manajemen
database Oracle, Microsoft Access , Interbase, dBase, PostgreSQL , dan lain-lain. Hingga kini, PHP sudah berkembang hingga versi 5. PHP 5 mendukung penuh Object-Oriented Programming (OOP), integrasi XML, mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web services dengan SOAP dan REST , serta ratusan peningkatan lainnya dibandingkan versi sebelumnya. PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat menggunakannya secara gratis.

Mengenal MySQL
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open source. MySQL adalah pasangan serasi dari PHP. MySQL dibuat dan dikembangkan oleh MySQLAB yang berada di Swedia. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Anda dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada di dalam database. MySQL merupakan sistem manajemen database yang bersif at relasional. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan diletakkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data akan menjadi lebih cepat. MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk mengelola database-database relasional yang ada di dalamnya . Hingga kini, MySQL sudah berkembang hingga versi 5. MySQL 5 sudah mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam database.

Mengenal Xampp
XAMPP merupakan sebuah tool yang menyediakan beberapa paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan menginstal XAMPP, Anda tidak perlu lagi melakukan instalasi dan kon figurasi web server Apache, PHP, dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengonfigurasinya secara otomatis untuk Anda. Dalam buku ini, penulis menggunakan XAMPP versi 1.4.14 yang dapat Anda peroleh (download) dari alamat web: http://www.arieframadhan.info, atau dapatkan versi terbarunya dari situs aslinya di alamat web: http://www.apachefriends.org/en/xampp -windows.html.
XAMPP versi 1.4.14 ini terdiri atas:

  • Apache versi 2.0.54
  • MySQL versi 4.1.12
  • PHP versi 5.0.4
  • PHPMyAdmin 2.6.2-p11, dan lain-lain.

Selanjutnya, Anda cukup menjalankan control panel XAMPP untuk menyalakan web server Apache dan/atau MySQL. Untuk menginstal XAMPP, lakukanlah langkah -langkah berikut: Download file xampp-win32-1.4.14-installer.exe. Jalankan file xampp-win32-1.4.14-installer.exe yang sudah Anda download. Jalankanlah dengan cara melakukan klik ganda pada nama file tersebut dalam Windows Explorer .Ketika muncul jendela seperti di bawah ini, pilihlah bahasa dalam proses instalasi yang ingin Anda gunakan, kemudian klik tombol OK. Ketika muncul jendela, klik tombol Next. Pada jendela instalasi selanjutnya, bacalah persetujuan lisensi XAMPP, kemudian klik tombol I Agree. Kemudian ketika muncul jendela instalasi, isilah kotak isian Destination Folder dengan C:\apachefriends, lalu klik tombol Install. Ketika muncul jendela proses instalasi, tunggulah beberapa saat hingga proses instalasi selesai. Kemudian klik tombol Finish, maka XAMPP telah berhasil Anda instal dalam folder C:\apachefriends.


MATERI SISTEM INFORMATIKA

Juni 18, 2011

BAB I
PENGENALAN SISTEM

A. DEFINISI SISTEM
Sistem adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen atau subsistem yang saling bekerja sama guna mencapai suatu tujuan.
Definisi yang lain:
1. Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan dan bekerjasama untuk mencapai sasaran tertentu.
2. Pendekatan sistem yang menekankan pada komponen
Sistem adalah kumpulan dari elemen – elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.

B. KARAKTERISTIK SISTEM
1. Mempunyai komponen
2. Mempunyai batas
3. Mempunyai lingkungan
4. Mempunyai penghubung/antar muka
5. Mempunyai masukan
6. Mempunyai pengolahan
7. Mempunyai keluaran
8. Mempunyai sasaran
9. Mempunyai kontrol
10. Mempunyai umpan balik

C. JENIS – JENIS SISTEM
1. Sistem Abstrak
Sistem yang berupa pemikiran/ide tidak tampak secara fisik.
Contoh: sistem teologi
2. Sistem Fisik
Sistem yang ada secara fisik.
Contoh: sistem komputerisasi akuntansi
3. Sistem Alami
Sistem yang terjadi melalui proses alam tidak dibuat manusia.
Contoh: sistem rotasi bumi
4. Sistem Buatan Manusia
Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin.
5. Sistem Tertentu
Sistem yang dapat diprediksikan dengan pasti, sehingga outpt dapat diramalkan.
Contoh: sistem komputer dengan program – program yang dijalankan.
6. Sistem Tak Tentu
Sistem yang masa depannya tidak dapat ditentukan
7. Sistem Tertutup
Sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luarnya.
8. Sistem Terbuka
Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

D. DATA DAN INFORMASI
Data adalah bahan keterangan tentang kejadian – kejadian nyata atau fakta – fakta. Contoh: angka, gambar, dsb.
Informasi adalah data yang telah diproses dan diorganisasikan sehingga mempunyai arti sebagai dasar mengambil tindakan langsung atau tidak langsung. Contoh: jam kerja dikalikan upah per jam adalah gaji kotor karyawan.

E. FAKTOR – FAKTOR INFORMASI
1. Fungsi Informasi
a. menambah pengetahuan
b. mengurangi ketidakpastian
c. mengurangi resiko kegagalan
d. mengurangi keanekaragaman yang tidak diperlukan
e. memberi standar, aturan – aturan yang menentukan pencapaian sasaran atau tujuan
f. memberi jawaban atas informasi
2. Biaya informasi
Biaya informasi tingkat tinggi pada suatu informasi berkisar antara 5% – 10% dari keseluruhan biaya informasi.
Komponen biaya informasi:
a. biaya perangkat keras (biaya tetap)
b. biaya analisis (perancangan dan pelaksanaan system)
c. biaya tempat dan lingkungan
d. biaya perubahan
e. biaya operasional (gaji karyawan, pemeliharaan fasilitas)
3. Nilai Informasi
Menurut Gordon B. Davis, nilai informasi dikatakan sempurna bila perbedaan antara kebijakan optimal tanpa informasi yang sempurna dan kebijakan optimal dengan informasi yang sempurna dapat dinyatakan dengan jelas.
Menurut John Burch nilai informasi didasarkan pada 10 sifat berikut:
a. kemudahan dalam memperoleh
b. sifat luas dan kelengkapannya
c. ketelitian
d. kecocokan dengan pengguna
e. ketepatan waktu
f. kejelasan
g. fleksibilitas/keluwesannya
h. dapat dibuktikan
i. tidak ada prasangka
j. dapat diukur
4. Kualitas Informasi
a. Akurat : bebas dari kesalahan, tidak bias atau menyesatkan
b. Tepat : informasi sampai ke penerima tidak boleh terlambat
c. Relevan : mempunyai manfaat dan sesuai kebutuhan

BAB II
KONSEP SISTEM INFORMASI DAN
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

A. PENGOLAHAN DATA
Pengolahan data adalah: serangkaian operasi atas informasi yang direncanakan guna mencapai tujuan.
Unsur – unsur pengolahan data:
1. pengumpulan data (data capturing)
2. pembacaan data (reading)
3. pemeriksaan (verifying)
4. perekaman (recording)
5. penggolongan (classifying)
6. pengurutan (sorting)
7. peringkasan (sumarizing)
8. perhitungan (calculating)
9. perbandingan (comparing)
10. pemindahan (transmitting)
11. penampilan kembali (retrieving)
12. penggandaan (reproduction)
13. penyebarluasan (distribution)

B. EMPAT METODE PENGOLAHAN DATA
1. Metode Manual
Semua operasi pengolahan data dilakukan dengan tangan menggunakan beberapa alat bantu yang sederhana (pensil, penggaris)
2. Metode Elektromekanikal
Semua operasi pengolahan data dilakukan secara manual dibantu dengan mesin – mesin elektronik sederhana.
3. Metode Sistem Warkat
Prinsip sistem warkat: data – data mengenai suatu objek dicatat pada suatu kartu dengan sandi lubang, sejumlah kartu yang mengandung sejumlah data tentang objek yang sama digabung untuk membentuk suatu berkas.
4. Metode Elektro Komputer

Persyaratan pemilihan metode pengolahan data dapat ditentukan dengan memepertimbangkan hal – hal sebagai berikut:
1. Volume unsur – unsur data yang dimuat
2. Kompleksitas operasi pengolahan data yang diperlukan
3. Batasan waktu pengolahan
4. Tuntutan pertimbangan

C. BENTUK PENGOLAHAN DATA DALAM STRUKTUR ORGANISASI
1. Sentralisasi
Operasi – operasi pengolahan data dilaksanakan oleh suatu bagian yang terpisah dalam struktur organisasi yang sering disebut bagian pengolahan data elektronik (Electronic Data Processing / EDP).
Bentuk pengolahan data tersentralisasi dalam struktur organisasi mempunyai faktor pendukung:
a) penghematan khusus dalam hardware dan pengadaan personalia
b) penghematan karena meniadakan pengembangan sistem yang ganda
c) manfaat karena standarisasi
d) manfaat karena sistem yang seragam

2. Desentralisasi
Kegiatan pengolahan data dilakukan dalam bidang – bidang organisasi fungsional otonomi atau yang merupakan sub organisasi. Contoh: akuntansi, keuangan, personalia, riset dan pengembangan, dll.
Faktor yang mendukung desentralisasi pengolahan data dalam strutur organisasi:
a) pelayanan yang makin baik karena kepekaan terhadap kondisi lokasi
b) kebijakan desentralisasi dalam manajemen
c) kelangkaan kesamaan diantara fungsi unit – unit organisasi yang mempersulit adanya standarisasi sistem
3. Terdistribusi
Data yang diolah disebar ke bagian – bagian, namun bagian – bagian tersebut disatukan kembali secara logika dan diwasi oleh bagian yang mempunyai peringkat lebih tinggi sehingga membentuk suatu kesatuan.
Keuntungan pengolahan data terdistribusi:
a) dapat meminimkan biaya
b) mempersingkat waktu respon untuk memperoleh data
c) pengontrolan pada data – data kritis secara normal
d) kemanan backup yang efektif

D. PENGERTIAN SISITEM INFORMASI
Menurut John Burch dan Gary G sistem informasi terdiri dari komponen – komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan, yaitu:
1. blok masukan
2. blok model (kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input)
3. blok keluaran
4. blok teknologi
5. blok basis data
6. blok kendali
pemakai pemakai
Input model output
Teknologi basis data kendali

E. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Menurut Frederick H WU, SIM adalah kumpulan dari sistem – sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen.
Menurut Gordon B Davis , SIM adalah sistem manusia / mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.

Penggolongan SIM berdasarkan besar kecilnya organisasi:
1. sistem informasi akuntansi (transaksi keuangan)
2. sistem informasi pemasaran
3. SIM persediaan (Inventory Management Information System)
4. sistem informasi personalia
5. sistem informasi distribusi
6. sistem informasi pembelian
7. sistem informasi kekayaan
8. sistem informasi analisis kredit
9. sistem informasi penelitian dan perkembangan
10. sistem informasi tekhnik

BAB III
KONSEP PENGAMBILAN KEPUTUSAN

A. DEFINISI KEPUTUSAN
Keputusan adalah: suatu pilihan dari strategi tindakan / suatu pilihan yang mengarah kepada tujuan yang diinginkan / aktifitas pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif untuk memecahkan suatu masalah.
Ada tiga kunci yang pelu diperhatikan dalam proses pengambilan keputusan:
1. Aktifitas manajemen
2. Pemilihan alternatif
3. Pencapaian tujuan / pemecahan masalah

B. TIPOLOGI KEPUTUSAN
Secara garis besar dikenal tiga tipologi:
1. Keputusan berdasarkan tingkat kepentingan
Kegiatan manajemen untuk masing – masing tingkatan manajerial dapat dikategorikan sebagai berikut:
a) perencanaan strategi, merupakan kegiatan manajemen tingkat atas
b) pengendalian manajemen, merupakan kegiatan manajemen tingkat menengah
c) pengendalian operasi, merupakan kegiatan manajemen tingkat bawah
Perencanaan strategi menurut Frederick H.WU adalah: proses evaluasi lingkungan organisasi, penerapan tujuan organisasi dan penentuan strategi – strategi. Sedangkan menurut Robert N Anthony dan John Dearden perencanaan strategi adalah: proses penentuan tujuan – tujuan dari organisasi dan strategi – strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan – tujuan tersebut.
Pada dasarnya perencanaan strategi meliputi:
a) proses evaluasi lingkungan luar organisasi
b) penetapan tujuan
c) penentuan strategi
2. Keputusan berdasarkan tingkat regularitas
a) keputusan terprogram
yaitu keputusan – keputusan yang berkaitan dengan persoalan yang telah diketahui sebelumnya. Proses pengambilan keputusan seperti ini biasanya didasarkan pada tekhnik tertentu dan sudah dibuat standarnya.
b) Keputusan setengah terprogram
Pengambilan keputusan yang diambil oleh pengambil keputusan tidak terprogram, dengan pertimbangan ide / masukan tim bawahan keputusan tidak terprogram
c) Keputusan tidak terprogram
Yaitu keputusan – keputusan yang berkaitan dengan berbagai persoalan baru. Contohnya: perluasan pabrik, penembangan produk – produk baru.
3. keputusan berdasarkan tipe persoalan
a) keputusan internal jangka pendek
biasanya menyangkut masalah – masalah yang berkaitan dengan kegiatan rutin / operasional, seperti pembelian bahan baku, penentuan jadwal produksi.
b) Keputusan internal jangka panjang
Keputusan yang berkaitan dengan permasalahan organisasional, seperti perombakan strutur organisasi, perubahan departemen.
c) Keputusan eksternal jangka pendek
Keputusan yang berkaitan dengan semua persoalan yang berdampak atau berhubungan dengan lingkungan dalam rentang waktu yang relatif pendek. Contoh: mencari subkontrak untuk suatu permintaan khusus.
d) Keputusan eksternal jangka panjang
Keputusan yang berkaitan dengan semua persoalan yang berdampak atau berhubungan dengan lingkungan dalam rentang waktu yang relatif panjang, seperti merger dengan perusahaan lain dan ini biasanya bersifat strategis.

TIPE PERSOALAN
WAKTU INTERNAL EKSTERNAL
Jangka pendek Keputusan operasional Keputusan taktis
Jangka panjang Keputusan organisasional Kepuyusan strategis

C. PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Tahapan proses pengambilan keputusan:
1. Tahap penelusuran
2. Perancangan
3. Pemilihan
4. Implementasi
Tekhnik pengambilan keputusan:
1. menelusuri akar pemasalahan
2. merumuskan berbagai skenario pemecahan masalah
3. memilih alternatif terbaik dan menrapkan hasilnya

BAB IV
STRUKTUR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

A. ANATOMI SIM

B. JARINGAN SIM
1. Perencanaan strategi dan pengendalian manajemen
2. Fungsi operasional
3. Unit fungsional
Implikasi – implikasi adanya jaringan kerja SIM adalah:
1. sistem informasi adalah didesain untuk menyediakan informasi bagi tiap unit fungsional.
2. sistem informasi untuk unit fungsional yang saling berhubungan dapat dikelompokkan ke dalam suatu subsistem yang melayani fungsi operasional.
3. kaitan antar unit fungsional dapat disederhanakan dengan pemakai kaitan informasi antar kelompok dan dengan jalan pemakaian file sebagai penyangga.

C. STRUKTUR SIM
1. Subsistem Pemasaran
Fungsi pemasaran biasanya meliputi semua kegiatan yang berkaitan dengan promosi dan penjualan produk atau jasa. Transaksinya merupakan pesanan penjualan, pesanan promosi dan sebagainya.
2. Subsistem Produksi
Tanggungjawab fungsi produksi mencakup tekhnik produksi, perencanaan fasilitas produksi, penjadwalan dan pengoperasian fasilitas produksi.
3. Subsistem Logistik
Fungsi logistik meliputi kegiatan seperti pembelian, penerimaan, sediaan dan distribusi.
4. Subsistem Personalia
Fungsi personalia meliputi penerimaan, pelatihan, pencatatan, pembayaran dan pemberhentian. Transaksi menghasilkan dokumen yang menguraikan permintaan tenaga kerja, uraian jabatan, perincian pelatihan, data personalia, dsb.

Perencanaan Sumber Daya manusia
Langkah – langkah perencanaan:
a) perencanaan untuk kebutuhan masa depan
b) perencanaan untuk keseimbangan masa depan
c) perencanaan untuk pengadaan dan seleksi atau untuk pemberhentian sementara
d) perencanaan untuk pengembangan
untuk menyelesaikan langkah – langkah ini, manajer program perencanaan SDM harus mempertimbangkan 2 faktor:
1) rencana strategi dasar organisasi, beserta tujuan yang terinci dan sasaran serta taktik untuk membuat organisasi itu menjadi suatu realitas, yang akan menentukan kebutuhan personalia dan organisasi.
2) Perubahan potensial pada lingkungan luar dari organisasi yang bersangkutan. Hal tersebut dapat berarti perubahan pada dasar, ketersediaan dana atau tenaga kerja.
Rekrutmen adalah: menyediakan sekelompok calon yang cukup besar sehingga organisasi dapat menyeleksi karyawan yang memenuhi syarat sesuai dengan kebutuhan.
Seleksi dan penempatan
Pemilihan dari antara calon, baik dari dalam organisasi dan luar organisasi, yang paling sesuai dengan jabatan yang ada sekarang dan masa depan. Pada fase pertama calon diminta untuk melengkapi formulir lamaran. Pada fase kedua dilanjutkan tes yang tujuan utamanya adalah untuk memperoleh data mengenai pelamar yang dapat membantu memperkirakan keberhasilannya sebagai manajer.
Tes yang paling banyak digunakan dapat dikelompokkan kedalam empat kelompok:
1) Tes intelegensia: untuk megukur kemampuan mental dan daya ingat
2) Tes kecakapan (profiency) dan bakat (aptitude): untuk menemukan keterampilan yang dimiliki seseorang
3) Tes kejujuran (vocational): untuk menunjukkan bidang yang paling cocok bagi pelamar
4) Tes kepribadian: untuk mengungkapkan sifat – sifat pribadi pelamar dan caranya mempengaruhi orang lain.

Induksi dan Orientasi
Induksi dan orientasi dirancang untuk memberikan informasi yang dibutuhkan kepada karyawan baru agar adapat bekerja dengan enak dan efektif dalam organisasi.
Induksi dan orientasi akan membawa tiga macam informasi:
1) informasi umum tentang pekerjaan biasa sehari – hari.
2) Tinjauan tentang sejarah, tujuan, operasi dan produk atau jasa
3) Penyajian terinci mengenai kebijakan organisasi, aturan kerja dan tunjangan untuk karyawan.

Pemindahan dan Pemisahan
Pemindahan terdiri dari:
1) Promosi
Memberi tanggung jawab dan kekuasaan yang lebih besar kepada karyawan
2) Mutasi/transfer
Memindahkan karyawan dari jabatan yang satu ke jabatan yang lain dalam satu tingkatan organisasi secara horizontal tanpa adanya peningkatan tanggung jawab, kekuasaan maupun gaji.
3) Demosi
Memberi kekuasaan dan tanggung jawab yang lebih kecil kepada karyawan dari kekuasaan dan tanggung jawab sebelumnya.
Pemisahan / separasi adalah: memisahkan karyawan dari perusahaan, termasuk didalamnya:
1) pemberhentian / pemutusan hubungan kerja
2) pensiun

Beberapa Persoalan Struktur SIM:
1) ruang lingkup integrasi pengolahan dan integrasi file
2) luasnya interaksi manusia – mesin
3) SIM yang umum atau SIM yang khusus

BAB V
PERANGKAT SIM

A. PENELAAHAN SUATU SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER DASAR
Dalam sistem pengolahan data terdapat lima unsur dasar, yakni: perangkat keras, perangkat lunak, file, prosedur dan personalianya.
1. Perangkat Keras
Perangkat keras untuk pengolahan data komputer terdiri atas perlengkapan yang mengerjakan fungsi sebagai berikut:
a) penyiapan data
b) masukan pada komputer
c) komputase, pengendalian dan penyimpanan utama (CPU)
d) penyimpanan sekunder
e) keluaran dari komputer
2. Perangkat Lunak
a) perangkat lunak sistem
perangkat lunak sistem melaksanakan tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai komputer.
Ada tiga jenis perangkat lunak sistem:
1) sistem operasi
fungsinya untuk mengelola proses komputer sebagai interface yang menghubungkan pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras.
Contoh: Unix, Windows, Linux
2) program utility
suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan proses data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.
Contoh: pembuat kode
3) penerjemah bahasa komputer
bahasa pemrograman yang menterjemahkan intruksi programer menjadi intruksi komputer.
Contoh: cobol, C, C++, Java

b) perangkat lunak aplikasi
1) perangkat lunak aplikasi jadi
paket aplikasi jadi diproduksi oleh pemasok dan dijual kepada pemakai, untuk menggunakannya para pemakai perlu menginstal perangkat lunaknya.
Contoh: perangkat lunak pajak, akuntansi, gaji dan depresiasi aktiva tetap.
2) perangkat lunak aplikasi pesanan
perangkat lunak yang diciptakan sekarang jauh lebih sedikit dibanding tahun 1960 dan 1970-an karena biaya komputer menurun dan biaya gaji programmer terus meningkat.

B. LINGKUNGAN PENGENDALIAN UNTUK PENGOLAHAN KOMPUTER

Pengendalian mutu atas pengolahan data komputer dilakukan melalui dua rankaian pengendalian:
1. Hirarki pengendalian organisatoris dimana pengolahan informasi diselenggarakan.
2. Pengendalian spesifik atas suatu aplikasi.
Struktur organisatoris yang menetapkan dan menyelenggarakan pengendalian atas pengolahan dat komputer terdiri atas tiga tingkatan hirarki:

Unsur organisatoris Uraian pengendalian
 Pucuk pimpinan

 Manajemen pengolah informasi

 Fungsi pengendalian Menetapkan dan memonitor pengendalian organisatoris menyeluruh atas pengolahan informasi

Menetapkan dan memonitor pengendalian pengoperasian atas pengolahan komputer

Menyelenggarakan pengendalian yang bertalian dengan tugas pengolahan informasi

 Pengendalian pucuk pimpinan
Pucuk pimpinan bertanggung jawab atas sistem pengolahan informasi. Tanggung jawabnya tercermin dalam kegiatan sebagai berikut:
1. pengesahan penambahan atau perubahan sistem
2. penelaah purna instalasi atas biaya dan daya guna proyek sistem
3. penelaahan atas kebiasaan organisasi dan pengendalian atas fungsi pengolahan informasi
4. memonitor prestasi
 Pengendalian manajemen atas sistem informasi
Pengendaliannya meliputi:
1. pemeliharaan staf yang berbobot (seleksi, pelatihan dan evaluasi)
2. penjadwalan dan pengendalian atas karya staf pengolahan
3. pengendalian atas sumber daya program instalasi
4. pengendalian atas file komputer
5. pengendalian atas daur hidup pengembangan untuk aplikasi baru
6. pengendalian atas pemeliharaan
 Fungsi pengendalian
Fungsi pengendalian akan mencakup tugas seperti:
1. pencatatan data masukan dan perekaman informasi pengendalian
2. perekaman kemampuan kerja yang dikerjakan bagian pengolahan
3. penyeragaman pengendalian komputer dengan informasi pengendlian lainnya
4. penyaringan rekaman konsoler komputer dan masukan pengandalian informasi sesuai dengan intstruksi pengendalian
5. penyaringan daftar kesalahan dan pemeliharaan catatan kesalahan atau laporan kesalahan

C. LAPORAN PUSAT PENGOLAHAN
Perangkat keras dan perangkat lunak dalam pusat pengolahan menyediakan salah satu lingkungan teknologis untuk sistem informasi yang maju.
Perangkat keras untuk mendukung sistem informasi yang maju pada umumnya memerlukan ciri sebagai berikut:
1. kemampuan komunikasi data.
2. kapasitas saluran dan kesamaan bidang (interface) untuk serangkaian peralatan masukan/keluaran dengan kecepatan tinggi/rendah.
3. kemampuan untuk pengoperasian “on line”
4. penyimpanan besar
5. penyimpanan on line sekunder yang sangat besar.
Perangkat lunak untuk sistem yang maju mencakup:
1. monitor komunikasi
2. sistem pengoperasian
3. sistem manajemen pangkalan data

D. PERANGKAT KERAS / PERANGKAT LUNAK UNTUK MANAJEMEN PENGOPERASIAN KOMPUTER
Kompleksitas perangkat keras dan perangkat lunak untuk sistem yang maju menunjukkan adanya kebutuhan akan kedua perangkat untuk memebantu dalam pengoperasian yang efisien.
Kecepatan pengolahan umumnya lebih besar dari kecepatan keluaran. Satu cara untuk memecahkan perbedaan ini adalah pemakaian spooling software. Perangkat lunak ini menerima keluaran dari program aplikasi, menyimpanannya secara sementara dalam penyimpanan sekunder kecepatan tinggi seperti piringan dan mengatur keluaran untuk pencetakan atau peralatan lain bilamana peralatan itu tersedia.
1. Sistem yang disebar
Dalam sistem yang disebar terdapat pemencaran (desentralisasi) kegiatan dalam rangka suatu jaringan dengan peraturan sistem yang luas.
Sistem yang disebar terdiri atas unsur fisik sebagai berikut:
a) pengolahan yang disebar
dalam pengolahan yang disebar, suatu penyebaran pengolahan memungkinkan banyak logik pengolahan dan penyimpanan ditempatkan dekat pada lokasi transaksi dengan mempertahankan beberapa manfaat besar yang terpusat.
b) komunikasi yang disebar
komunikasi yang disebar memakai struktur jaringan yang setiap pusat susunannya terdiri dari suatu komputer mini yang mengendalikan komunikasi antara dua arah.
c) pangkalan data yang disebar
Dalam sistem yang disebar, pangakalan data bisa ditempatkan dekat pada pemakaian utama. Keadaan ini bisa melibatkan beberapa duplikasi data organisasi demi efisiensi pengoperasian

BAB VI
EVALUASI SISTEM INFORMASI

A. PENGERTIAN EVALUASI SISTEM
Evaluasi sistem informasi adalah mendefinisikan seberapa baik sistem informasi dapat beroperasi pada organisasi yang menggunakan sistem informasi tersebut untuk dapat memperbaiki prestasi mendatang.
Evaluasi dapat dilakukan salah satu dari:
1. Tim audit khusus diambil dari susunan manajemen fasilitas
2. Tim audit intern yang sudah dipersiapkan
3. Organisasi konsultasi diluar organisasi
Evaluasi dapat dilakukan pada tingkatan yang berbeda:
1. evaluasi sistem informasi secara keseluruhan
2. evaluasi sistem perangkat keras/lunak
3. evaluasi aplikasi
perlu diperhatikan bahwa evaluasi bukan hanya menitikberatkan pada penentuan kelemahan dan keunggulan sistem informasi saja, tetapi lebih dari itu diantaranya adalah:
1. Menilai kemampuan teknis
2. Menilai pelaksanaan operasional
3. Menialai pendayagunaan sistem
Evaluasi sistem informasi meliputi:
1. evaluasi perangkat keras yang masih berlaku
2. evaluasi perangkat lunak yang masih berlaku
3. evaluasi aplikasi sistem informasi
4. evaluasi manfaat secara kuantitatif dari aplikasi sistem informasi

B. PENGENDALIAN MUTU SISTEM INFORMASI
Kategori pengendalian:
1. Pengendalian secara umum (general control)
Terdiri dari:
a) pengendalian organisasi
ditujukan dengan suatu struktur organisasi dan memberikan batasan – batasan weweng sesuai kedudukannya. Dapat dilakukan melalui:
1) pemisahan tugas (segregation of duty)
2) pemisahan tanggung jawab (segregation of responsibility)
b) pengendalian dokumen
penting dilakukan karena ada beberapa keperluan:
1) mempelajari cara pengoperasian
2) bahan pelatihan
3) dasar pengembangan/modifikasi sistem
4) acuan bagi pemeriksaan
macam dokumentasi
1) dokumentasi prosedur (pengoperasian program, penggunaan file, backup)
2) dokumen sistem (diagram dokumen, DFD)
3) dokumen program (program flowchart, decission table)
4) dokumen data (kamus data, rinci data)
c) pengendalian perangkat keras
1) pemeriksaan gaung (secho check)
2) pemeriksaan baca setelah rekam (read Rafter write check)
3) pemeriksaan validitas (validity check)
4) kalibrasi monitor

d) pengendalian keamanan fisik
kegagalan pengendalian keamanan fisik dapat mengakibatkan:
1) menurunnya kegiatan operasional
2) membahayakan sistem
3) menurunnya pelayanan pada pelanggan
teknik pengendalian fisik:
1) pengawasan terhadap pengaksesan fisik
 penempatan satpam
 pengisian agenda kunjungan
 penggunaan tanda pengenal karyawan
 penggunaan Close circuit television
2) pengaturan lokasi fisik
 penggunaan AC ruangan
 pendeteksian kebakaran
 stabilizer
 UPS
e) Pengendalian keamanan data
Dengan tujuan:
1) menjaga integrasi dan kemanan data
2) mencegah data dalam memori sekunder tidak hilang
cara – cara yang diterapkan
1) penggunaan log file/data log
2) proteksi file
3) hak akses dibatasi
4) backup dan restore
f) pengendalian komunikasi data
menggunakan teknik tertentu seperti teknik encryption terhadap data yang ditransmisikan.

2. Pengendalian aplikasi (application control)
Diterapkan selama pengolahan data berlangsung. Terdiri dari:
a) pengendalian masukan
tujuannya adalah validitas dan kelengkapan suatu masukan, karena masukan yang salah jika sudah sampai pada tahapan pengolahan akan sulit untuk mendeteksi.
b) Pengendalian pengolahan
Untuk menghindari kesalahan – kesalahan yang terjadi selama proses pengolahan data dilakukan.

C. VERIFIKASI DAN VALIDASI
Verifikasi: untuk menunjukkan apakah kita membuat produk sudah benar sesuai dangan konfigurasi atau spec.
Validasi: untuk menunjukkan apakah kita membuat produk sudah benar sesuai dengan jenis isian dan tipe data.
Teknik yang digunakan:
1. teknik statistik: berhubungan dengan analisa dan pengecekan representasi sistem mseperti dokumen kebutuhan, diagram perencanaan dan kode sumber program.
2. Tekhnik dinamik: meliputi penjualan implementasi

D. JENIS PENGUJIAN
1. Pengujian Statistik dapat digunkan untuk menguji performansi dan relibilitas program.
2. pengujian kerusakan digunakan untuk mencari letak dimanaprogram tidak memenuhi spesifikasinya.
3. debugging adalah proses pencarian dan pembuangan kerusakan dari program setelah ditemukan.
Proses pengujian:
1. pengujian unit.
2. pengujian modul
3. pengujian subsistem
4. pengujian sistem